
Dovizioso sendiri memulai kompetisi dengan cukup baik di awal musim. Tetapi, Marquez semakin menggila dengan menunjukkan dominasinya di sepanjang gelaran MotoGP 2019. Sementara Dovizioso kembali menunjukkan inkonsistensinya dengan gagal menembus persaingan papan atas setelah kompetisi memasuki setengah jalan.
Noble QQ - Dovizioso Masih Pendam Rasa Kecewa Gagal Juarai MotoGP 2019
Pada akhirnya, Dovizioso pun harus puas menempati urutan kedua dengan total koleksi 269 poin. Ini menjadi gelar runner-up berturut-turut Dovizioso yang sudah diraih sejak 2017. Sedangkan Marquez tak terbendung hingga mampu memecahkan rekor jumlah poin terbanyak dengan 420 angka.

“Tujuannya adalah untuk memperjuangkan dan memenangkan kejuaraan. Tetapi, kami tidak melakukannya. Jadi kami tidak bisa bahagia tentang itu,” ungkap Dovizioso, mengutip dari Crash, Minggu (15/12/2019).
BACA JUGA : Situs Poker Online - Diincar Ducati untuk MotoGP 2021, Vinales: Saya Tersanjung
“Kita tidak bisa terlalu bahagia. Masih ada beberapa poin di mana kami harus sedikit meningkatkan diri, lebih dari apa yang kami lakukan,” tambah pembalap berpaspor Italia tersebut.
“Tetapi kami juga harus realistis karena musim ini gabungan antara Honda dan Marc melakukan sesuatu yang gila. Mereka mencetak rekor jumlah poin dan mereka memenangkan semua gelar,” pungkas pembalap berusia 33 tahun tersebut.

0 Comments